Thursday, November 21, 2019

Mastaapiece Ka? Agak Overrated Laa... #2

THE LAST OF US (2013)

Ini game yang menyedarkan aku bahawa critic reviews untuk video game pun tak boleh pakai. Selalunya bersetuju dengan game critics. Tapi ni gaya macam tak habis main, dah terkejar-kejar kasi review.

Game ni PS3-exclusive. Dulu ada Xbox tak dapatlah nak main. Tahun ni baru dapat chance main. Sedeyyh kan...

The Last of Us (TLOU) is a good game, tapi nak katakan ia masterpiece, di situlah kita tidak ngam!


Okay, apa yang bagus?

(1) Story & Narrative
- Cerita...fuuh mantap habis! Gaming feel seperti tonton thriller/horror drama movie.
- Narrative is on another level, antara game dengan narrative terbaik!
*Kalau bandingkan dengan kebanyakan filem genre sama pun, TLOU lebih bagus! So tak difilemkan pun takpa, takut jatuh standard nanti.

(2) Graphic hebat
- Nampak superior dibandingkan dengan game lain di waktu itu.
- Raut wajah karakter, terutama dalam cutscenes, so real!

(3) Good character development
- Hubungan antara kedua karakter utama membuatkan kita terus melekat main.
- Dialog & voice acting sangat bagus! Syok tengok interaksi antara karakter.

(4) Aku suka melee weapons & weapon crafting dalam game ni
- Bila melee weapon hayun kat musuh, semburan da**h & dag**g tu... fuh puas! (lol ter-psiko pulak)


Jadi, apa yang kureng?

(1) Gameplay berulang-ulang
- Sampai satu tempat, cari tangga (stupid puzzle), sembunyi sana sini, cekik musuh sana sini, lepas tu yo jom tembak beramai-ramai!
*PENTING: Repetitive gameplay sebegini membosankan orang yang betul-betul nak main video game!

(2) Last 2 fights (or challenges?)
- Recycled gameplay, cuma tambah bilangan musuh.
- Huwaaa macam tu je last fights. Kecewa. Tak feel klimaks la wei!
- Tiada final boss, boring... Macam ada 1-2 saja sub-boss.

(3) Macam useless pakai Sniper
- Pelik? Musuh selalu tahu bila kita aim pakai sniper. BANG! makanya kita ditembak dulu (ker aku noob?).

(4) No replay value
-  Tak menimbulkan keterujaan untuk ulang main.
- Kalau cuma nak tengok story, buka YouTube ja.


Diakui, TLOU berjaya menyampaikan story & narrative yang sungguh hebat! Most casual players (aku casual jugak, not really regular), lebih tertarik kepada good story-telling & gameplay yang mudah.

Mungkin itu target TLOU developer, nak tarik ramai casuals dan orang yang tak main game untuk cuba main. Dan... diorang sangat berjaya sebab TLOU adalah one of the best selling video games of all time! Terjual 17 juta unit worldwilde!


Tapi janganlah dengan narrative ala-ala Hollywood Oscar movie (urrgh geli la Oscar) semata-mata, terus nak angkat sebagai masterpiece. Gameplay patutnya jadi top priority, itu sebab utama kenapa wujudnya video game in the first place, kan...

TLOU Part II akan release next year, haraplah the gameplay is far better!


PS: Untuk games tahun 2013, aku sebenarnya lebih suka story & narrative BioShock Infinite berbanding The Last of Us. Plot twist dia... fuh kaw-kaw ending dia bagi. Gameplay jangan cakap, stylo!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...